87 CPNS Imigrasi Sulsel Selesai Ditempa Kesamaptaan di SPN Batua

87 CPNS Imigrasi Sulsel Selesai Ditempa Kesamaptaan di SPN Batua

Sebanyak 87 CPNS Imigrasi Sulawesi Selatan resmi menyelesaikan Pelatihan Dasar Kesamaptaan yang digelar selama tiga hari di SPN Batua Polda Sulsel, Makassar, dan dinyatakan siap bertugas memberikan pelayanan keimigrasian di enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Upacara penutupan pelatihan yang diikuti 87 calon pegawai negeri sipil tersebut berlangsung khidmat di Aula SPN Batua pada Sabtu (05/09). Rangkaian acara diawali dengan laporan Komandan Upacara, pelepasan tanda peserta, serta penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis yang dipimpin langsung oleh Kepala SPN Batua Polda Sulsel, Kombes Pol. Syamsu Ridwan.

Materi yang Ditempa Selama Tiga Hari

Selama pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi pembentukan karakter ASN, antara lain:

  • Interpersonal Skill (IPS) untuk membangun kemampuan komunikasi dan pelayanan publik;
  • Wawasan kebangsaan sebagai fondasi wawasan aparatur negara;
  • Bela negara untuk menanamkan kecintaan dan tanggung jawab terhadap negara;
  • Latihan ketangkasan dan Peraturan Dasar Kedisiplinan guna membentuk karakter ASN yang sigap dan bertanggung jawab.

Dalam arahannya, Kepala SPN Batua menyampaikan bahwa pembekalan fisik dan mental ini bertujuan mencetak aparatur negara yang humanis namun tetap tegas. Disiplin dan kekompakan yang ditempa selama pelatihan diharapkan diterapkan saat bertugas di lapangan, sehingga masyarakat merasakan pelayanan publik yang ramah, cepat, dan responsif.

Penempatan di Enam UPT Keimigrasian

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, menegaskan bahwa seluruh penggemblengan ini difokuskan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Ke-87 CPNS ini akan langsung disebar dan ditempatkan pada enam UPT keimigrasian di seluruh Sulawesi Selatan untuk memperkuat fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian.

Kakanwil berharap jajaran CPNS Imigrasi yang telah dibekali mentalitas PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Manusiawi, dan Akuntabel) serta integritas tinggi ini membawa perubahan positif dan menghadirkan pelayanan keimigrasian yang makin berdampak serta berorientasi penuh pada kepentingan rakyat.

Bagi kamu yang bercita-cita menjadi bagian dari Kementerian Hukum dan HAM, peluang karier di lingkungan Kemenkumham seperti imigrasi dan pemasyarakatan masih terbuka. Simak informasi lengkapnya pada artikel CPNS Kemenkumham: informasi dan strategi lolos seleksinya agar persiapanmu semakin matang.

FAQ

Apa itu Pelatihan Dasar Kesamaptaan CPNS?

Pelatihan Dasar Kesamaptaan adalah pembekalan fisik, mental, dan kedisiplinan bagi CPNS, khususnya di lingkungan Kemenkumham, sebelum mereka ditempatkan di unit kerja. Materinya meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, interpersonal skill, hingga peraturan dasar kedisiplinan.

Berapa lama pelatihan kesamaptaan CPNS Imigrasi di SPN Batua?

Pelatihan berlangsung selama tiga hari di SPN Batua Polda Sulsel, Makassar, dan ditutup dengan upacara resmi serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Di mana saja 87 CPNS Imigrasi Sulsel akan ditempatkan?

Para CPNS akan disebar ke enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) keimigrasian di seluruh Sulawesi Selatan untuk memperkuat fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian.

Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa itu Pelatihan Dasar Kesamaptaan CPNS?
Pelatihan Dasar Kesamaptaan adalah pembekalan fisik, mental, dan kedisiplinan bagi CPNS, khususnya di lingkungan Kemenkumham, sebelum mereka ditempatkan di unit kerja. Materinya meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, interpersonal skill, hingga peraturan dasar kedisiplinan.
Berapa lama pelatihan kesamaptaan CPNS Imigrasi di SPN Batua?
Pelatihan berlangsung selama tiga hari di SPN Batua Polda Sulsel, Makassar, dan ditutup dengan upacara resmi serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.
Di mana saja 87 CPNS Imigrasi Sulsel akan ditempatkan?
Para CPNS akan disebar ke enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) keimigrasian di seluruh Sulawesi Selatan untuk memperkuat fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian.